PANDUAN JALAN-JALAN ALA BACKPACKER DI CHINA


Menentukan Rute yang akan dikunjungi di China : 

3 area wisata di China yang paling sering dijadikan tujuan para turis dari Indonesia adalah :

Area Selatan (kurang lebih 6 jam naik pesawat dari Jakarta) yaitu Hongkong, Macau, Shenzhen, Guangzhou, dan sekitarnya. Sebagai area paling selatan dan paling dekat ke negara tetangga, area ini dapat dibilang kemajuannya paling pesat dan pengaruh luar negeri juga sangat kental, apalagi Hongkong selama 100 tahun dikelola oleh Pemerintah Inggris. Di Hongkong ini telah dibangun banyak fasilitas hiburan / wisata seperti Disneyland Hongkong, Ocean Park, Ngong Ping Cable Car. Di Macau terkenal dengan casino nya yang menyerupai Las Vegas (anak di bawah 17 tahun dilarang masuk area casino). Dan di Guangzhou-Shenzhen terkenal dengan pasar murah dan juga obyek wisata seperti Windows of The World dan Splendid China. Perlu diingat bahwa sekalipun China dan Macau adalah bagian dari China namun saat ini masih berstatus SAR atau "Daerah Khusus" dimana masih berlaku otonomi di daerahnya masing-masing, itu sebabnya saat kita berpindah antara Hongkong, Macau, dan China daratan maka kita perlu menunjukkan paspor dan distempel seperti layaknya berpindah negara. Sampai saat ini warga negara Indonesia masih bebas Visa ke Hongkong dan Macau, tetapi perlu Visa China untuk masuk ke China daratan (Visa China standar hanya berlaku untuk 1x masuk, hindari menyeberang perbatasan ke China daratan lebih dari 1x dalam 1x perjalanan).

Area Tengah (kurang lebih 8 jam naik pesawat dari Jakarta) yaitu Shanghai dan sekitarnya (Hangzhou, Suzhou, Wuxi, Nanjing, Yiwu, dsb). Cukup banyak kota di area tengah ini yang bisa dikunjungi dan cukup mewakili elemen wisata di China, wisata alam dapat ditemui di Hangzhou dengan danau Xihu yang terkenal dengan legenda ular putih, wisata sejarah China dapat juga ditemui di Hangzhou dengan mengunjungi Song Cheng atau Kota Dinasti Song dan menonton pertunjukan tari kolosal dengan ratusan penari. Sedangkan wisata belanja dan wisata modern dapat ditemukan di Shanghai, seperti kawasan perbelanjaan Nanjing Road, Naik ke Puncak Oriental Pearl Tower, atau berfoto dengan bintang film terkenal di Madame Tussaud.

Area Utara (kurang lebih 10 jam naik pesawat dari Jakarta) yaitu Beijing dan sekitarnya. Sekalipun area utara paling jauh (dan biasanya paling mahal) namun memiliki daya tarik utama China yaitu Tembok Raksasa "Great Wall of China" dan Istana Kaisar "Forbidden City".

Selain 3 area ini juga masih ada beberapa area yang sering ditawarkan dalam Tour China seperti area Guilin, area Xi'an, area Harbin, dan area lainnya yang juga cukup populer dan digemari.

Transportasi antar Area / Kota di China : 

Jarak antar area itu cukup jauh, antara Guangzhou dan Shanghai berjarak 1500 km, dan antara Shanghai ke Beijing berjarak 1300 km. Sebagai pembanding jarak antara Surabaya dan Jakarta hanya sekitar 800 km. Jadi mode transportasi paling nyaman adalah dengan pesawat domestik, dan yang kurang nyaman namun biasanya lebih ekonomis adalah dengan kereta.

Untuk pesawat domestik, seperti di Indonesia anda dapat melihat jadwal dan memesan penerbangan lewat internet dan melakukan pembayaran dengan kartu kredit. Website yang dapat anda gunakan dan bandingkan harga antara keduanya adalah www.ctrip.com dan www.chinatraveldepot.com. Anda akan diminta mengirim scan kartu kredit dan scan paspor untuk menghindari penyalahgunaan kartu kredit oleh orang lain.

Untuk kereta domestik, sayangnya sampai saat ini masih belum ada sistem pemesanan online yang real time, yang ada adalah anda meminta bantuan travel agent di China yang dapat membelikan anda tiket dan dikirim ke alamat hotel anda (belum ada sistem e-tiket seperti pesawat). Anda dapat mencari layanan ini di google, namun tidak kami sarankan karena harga jasa nya bisa lebih mahal dari tiketnya.

Kereta memang transportasi utama bagi masyarakat China, semua kota telah dihubungkan dengan kereta dan jauh lebih nyaman dibandingkan dengan bus. Anda akan selalu melihat antrian pembeli tiket di loket stasiun kereta, bahkan di kota yang loket nya buka 24 jam. Hampir mustahil untuk dapat membeli tiket saat liburan seperti imlek atau National Day (Hari Kemerdekaan). Dan 1 hal yang kurang nyaman adalah pemerintah membuat kebijaksanaan menjual 'tiket berdiri / tanpa kursi' apabila tiket utama habis, dan harganya tetap sama seperti harga tiket reguler, jadi tiket ini memang diperuntukkan untuk orang yang terlambat beli tetapi harus naik kereta tersebut sehingga tidak keberatan sekalipun tidak dapat kursi dan harga sama mahal asalkan tetap bisa naik kereta tersebut. Kadang hal ini cukup bisa menimbulkan kekacauan karena penumpang tanpa kursi tersebut berdiri berjejal memenuhi jalan di gerbong, atau bahkan menduduki kursi anda! Hal ini biasanya terjadi saat liburan atau di kereta-kereta yang melalui kota-kota kecil dimana pilihan kereta tidak banyak.

Jadwal kereta dapat anda lihat di website www.chinatrainguide.com dan dapat anda beli di loket stasiun kereta atau loket penjualan tiket di tengah kota (biasanya ada tembahan 5 RMB per tiket dan antrian lebih pendek). Tiket biasanya dapat dibeli 10-21 hari sebelumnya. Tidak semua loket penjualan memiliki staff yang bisa berbahasa Inggris, cara untuk membeli biasanya adalah dengan menuliskan di selembar kertas kode kereta yang anda inginkan, kota tujuan, tanggal dan jam berangkatnya, anda cukup tunjukkan pada petugas dan dia akan melihat ketersediaan kursi di komputer serta menunjukkan harganya pada anda, jika anda setuju maka silakan memberi uangnya dan paspor anda (untuk menghindari calo).

Untuk rute Shanghai - Beijing sudah dikembangkan kereta peluru super cepat dengan kecepatan max 300 km / jam sehingga jarak Shanghai - Beijing dapat ditempuh dalam 5 jam lebih. Namun dari Shanghai ke Guangzhou / Shenzhen belum ada dan harus ditempuh belasan jam / semalamam, anda mungkin bisa memesan kereta dengan tempat tidur.

Untuk bus antar kota, China juga menyediakan bus antar kota mulai dari kota yang berjarak dekat 1-2 jam perjalanan hingga bus yang memiliki tempat tidur untuk lama perjalanan belasan jam, tiket bus dapat langsung dibeli di terminal bus di masing-masing kota.

Harga untuk 'berpindah area/kota' ini cukup mahal dan sering menjadi pertimbangan utama dalam sebuah Perjalanan Wisata, itu sebabnya jarang Perusahaan Tour yang menawarkan seluruh area dalam 1x jalan karena harga yang ditawarkan akan menjadi mahal dan tidak ada yang mendaftar, yang banyak ditawarkan adalah tour dalam 1 area misal Tour Hongkong-Macau-Shenzhen, atau Tour Shanghai-Hangzhou-Wuxi-Suzhou, atau Tour Beijing-Tianjin.

Sebagai pembanding saja, Tour kami dari Only You Tour yang rute Shanghai 5 malam (hotel bintang 4) sudah termasuk makan dan tiket wisata hanya 200 USD per orang, sedangkan tiket kereta peluru Shanghai ke Beijing adalah 100 USD per orang sekali naik, 5 jam kereta harganya setara 2.5 malam tour dengan hotel berbintang, sungguh terasa sangat mahal. Namun di lain pihak, yang sering juga jadi pertimbangan adalah tiket pesawat PP ke China yang berkisar 5-8 juta per orang, terasa sayang jika tiket pesawat semahal itu hanya digunakan untuk mengunjungi 1 area saja dan bukankah lebih baik semua area sekalian. Jadi, akhirnya semuanya kembali kepada pertimbangan dan keputusan anda masing-masing.

HALAMAN 2 >> Alternatif Penerbangan Murah dari Indonesia ke China

 

 

ONLY YOU Tour : Anny / Arif

HP : 08563036062 (ANNY) / 085852079132 (ARIF) 
Flexi : 031-77549896
PIN BB : 23308596 / 22F951AD

Kantor Surabaya Timur : Ruko Galaxy Bumi Permai G6 - 2 Surabaya
Kantor Surabaya Barat : Sonoindah IV / 22 Surabaya

Email : arif_dee@yahoo.com 

YM : arif_dee / serendipity_6062 

 

>> Foto-foto Obyek Wisata di China <<

 

>> Kembali ke Halaman Utama <<


Program Workshop ke Pusat Grosir China :

DARI JAKARTA / SURABAYA - KE PUSAT GROSIR YIWU
Biaya Total Sekitar Rp 9.000.000,-  >>CLICK DI SINI<<

 

 

mouseover